Wednesday, November 20, 2013

Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Baru RS Bhayangkara

.
Kapolda Sulselbar, Irjenpol Drs. Burhanuddin Andi, meresmikan gedung baru Rumah sakit Bhayangkara, Rabu (20/11/2013). Gedung ini berlantai tiga dengan jumlah 36 kamar perawatan.

Mantan Kapolda Bengkulu ini, sangat senang dengan berdirinya gedung baru ini. Dengan begitu, ia berharap Rumah sakit ini bisa menampung kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.

"Kita punya gedung baru dengan fasilitas yang memadai. Untuk itu, bisa menjadi ramuah sakit yang dapat melayani masyarakat," jelas Kapolda Sulselbar, Burhanuddin Andi.

Dalam gedung baru ini ada 3 lantai. Lantai 1 dan 2 adalah kamar perawatan. Lantai 3 sebagai kantor pegawai rumah sakit. Total saat ini, Rumah sakit Bhayangkara punya 278 kamar.

Total jumlah dokter yang bertugas dirumah sakit milik polri ini sebanyak 80 Dokter. Dengan 10 anggota dokter -internal dan 70 dokter eksternal. Adapun jumlah pegawai yang bekerja sebanyak 530 orang. (IPTU.GANESA/RTMC)

Gedung Baru RS Bhayangkara Makassar


 




 
 
Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat, Irjen (Pol) Burhanuddin Andi menandatangani prasasti yang didampingi Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (KAPUSDOKKES) Mabes Polri Brigjen Pol dr Arthur Tampi (kiri) pada acara peresmian gedung baru RS Polri Bhayangkara Makassar, Rabu (20/11).


Gedung berlantai tiga ini dilengkapi fasilitas instalasi ruang perawatan, ICU, ruang bedah caeesar dan ruang perkantoran.(Iptu Ganesa/ RTMC).

Tuesday, November 19, 2013

Intensitas Hujan Tinggi, Warga Makassar Diminta Waspada

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Ismoenandar, mengimbau warga waspada dengan meningkatnya curah hujan di Kota Makassar akhir-akhir ini.

"Beberapa hari ini hujan mulai turun. Tentunya kami berharap tidak ada masalah. Namun kita mengimbau warga tetap waspada. Bencana bisa datang kapan saja, baik itu banjir maupun tanah longsor," katanya di Kantor Balaikota Makassar, Selasa (19/11/2013).
BPBD Makassar juga menyiapkan layanan darurat. Layanan darurat tersebut adalah 0411-3633797.

Ismoenandar juga menyampaikan, warga sebaiknya mencatat nomor telpon layanan darurat BPBD Kota Makassar, 04113633797. Bagi warga yang tertimpa bencana, segera mengontak layanan tersebut.

"Sejak beberapa waktu lalu, BPDB Makassar menyiapkan layanan panggilan darurat 3633797 bagi warga yang butuh bantuan evakuasi, atau yang terjebak dalam situasi darurat," tambah Ismoenandar.

BPBD Kota Makassar, lanjut Ismoendar, siap melayani warga kota Makassar 24 jam. Berbagai fasilitas dan personel BPBD kota Makassar disiagakan di kantor Balaikota Makassar.

BPBD bekerjasama PMI Kota Makassar telah melatih kurang lebih 400 relawan beberapa waktu lalu. Relawan tergabung dari 15 perguruan tinggi di kota Makassar, relawan Palang Merah Indonesia (PMI), Tim SAR, Dinas Kesehatan, BPBD, dan relawan dari unsur masyarakat.( Iptu Ganesa/RTMC).

Hujan, Jl AP Pettarani Macet

Masyarakat yang hendak melintas di Jl AP Pettarani, sebaiknya mengambil jalan alternatif lain. 
Terjadi kemacetan panjang terbentang mulai perempatan Jl AP Pattarani-Jl Sultan Alauddin hingga di depan kawasan Ruko Pettarani sekitar pukul 18.00 wita. 
Penumpukan kendaraan membuat sejumlah pemilik kendaraan hanya bisa membunyikan klakson dan tidak bisa bergerak sedikitpun.(Iptu Ganesa/ RTMC)

Monday, November 18, 2013

Waspada Macet, Mahasiswa Keperawatan Demo di Polrestabes Makassar

Puluhan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Lingkar Pemuda Peduli Keadilan dan Senat Mahasiswa Keperawatan Tinggi Ilmu Keperawatan Makassar melakukan aksi unjuk rasa dii depan Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Senin (18/11/2013).
Mereka menuntut agar ibu Lasmaria Gultom yang diamankan penyidik Polrestabes Makassar dibebaskan. Lasmaria Gultom diamankan oleh polisi karena dugaan penipuan yang melibatkannya.
Para pengunjukrasa ini menduga penyidik polrestabes Makassar melakukan kongkalikong  dengan pihak pelapor dalam hal ini Fransiskus Alesander dan Jimmy.


Akibat aksi unjuk rasa ini, arus lalulintas di Jl Ahmad Yani mengalami kemacetan. (Iptu Ganesa/RTMC)

Peraturan Wali Kota Makassar Soal Truck Roda 10 Beroperasi Malam Rampung

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar lagi-lagi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memediasi rencana penertiban truk 10 roda (rembang 10) di kota Makassar dalam waktu dekat.

Kepala Bagian Hukum Pemkot Makassar, Apriadi, yang juga anggota tim pengkaji perwali rembang 10  mengatakan, draft peraturan wali kota (Perwali) soal penertiban rembang 10 sudah rampung. "Dan draft Perwali sudah dikirim ke Pemprov, kita sampaikan karena ini lintas provinsi," kata Apriadi kepada Tribun Timur, di Kantor Balaikota, Makassar, Senin (18/11).

Menurut Apriadi, Pemkot Makassar, juga menunggu partisipasi dinas Perhubungan Sulsel untuk mengawal penerapan Perwali Kota Makassar nantinya. "Kami sudah siapkan perwalinya, hasil rapat terakhir kemarin," tambah Apriadi.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menyampaikan, jika Perwali berlaku, maka jam operasi rembang 10 di kota Makassar hanya pada jam sembilan malam (pukul 21.00 wita) sampai pukul 05.00 wita.

Sebelum diberlakukan, lanjut Ilham, pihak pemerintah kota (pemkot) Makassar akan menggelar sosialiasi perwali. Paling lambat sebulan. Perwali pun tidak perlu menunggu persetujuan DPRD Makassar.

Hingga beberapa bulan terakhir, tercatat lebih 23 orang meninggal dilindas rembang 10 di Makassar,"
"Ini demi keamanan masyarakat kota. Kasian warga jadi korban terus. Mohon maaf kepada pengusaha atau pemilik truk, harap maklum, ini sudah tidak bisa ditolelir karena sudah memakan lebih 20 korban nyawa," kata wali kota dua periode ini, Rabu (16/10).     (Iptu.Ganesa/ RTMC)