Monday, March 10, 2014

Kegiatan Rutin Unit SIM Polres Polman

Senin (10/03/2014) Unit Sim Polres Polman melaksanakan kegiatan rutin Ujian Praktek sim dihalaman polres polman, kegiatan ini rutin dilaksanakan guna mengetahui layak atau tidak pemohon SIM untuk memiliki SIM (Briptu Suwaib/opr RTMC)

Seribu Sekolah Seribu Polisi di Kab Pangkep

Seribu Sekolah Seribu Polisi salah satu program unggulan kapolda sulsel ini, Senin 10 Maret 2014 sekira pukul 09.15 wita TK Pembina diikuti sekitar 50 anak. Kanit Dikyasa Polres Pangkep Aiptu Hasril bersama anggota lainnya Brigpol A. Haryuni SH, MH dan Brigpol Dian Widianti memperkenalkan kepada anak-anak jenis rambu-rambu lalu lintas dan selanjutnya perkenalan 12 gerakan lalu lintas,kegiatan ni berjalan dengan aman dan lancar(Briptu Suwaib/opr RTMC)

PKS beraksi di depan smp neg.1 sinjai utara kab. Sinjai

Sinjai,- Senin 10 Maret 2014 Patroli keamanan sekolah atau yg biasa disingkat PKS. melaksanakan pengaturan di smp neg.1 sinjai utara... anak2 yg telah mendapat kan pelatihan tiap hari senin di mapolres sinjai ini, mempraktekkan materi2 yg telah diajarkan oleh instruktur bapak2 polantas.. kegiatan sangat bermanfaat bagi anak skolah.. dan merupakan perpanjangan tangan dari polantas.. dikarenakan jumlah polantas sinjai yg masih minim sehingga dengan kehadiran pks dimasing masing sekolah dapat membantu polantas dalam menertibkan arus lalin di masing2 sekolah.(Brigpol Firmansyah Oprt Rtmc)

LAKA LANTAS DI JALAN POROS BONE- SINJAI

Pada hari Sabtu tanggal 08 Maret 2014 sekitar jam 22.00 Wita di Jalan Poros Bone –Sinjai KM 7 – 8 Desa Carawali Kec. Barebbo Kab. Bone telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang ditimbulkan oleh sepeda motor Yamaha Vega No. Pol DD 3186 WX dikendarai oleh Lel. IRFAN Bin HASBI, umur 18 tahun, pekerjaan mahasiswa, alamat Dusun Taddagae Desa Walenreng Kec. Cina Kab. Bone berboncengan dengan Lel. MIRDAN Bin TENE, umur 27 tahun, pekerjaan petani, alamat Dusun Taddagae Desa Walenreng Kec. Cina Kab. Bone bergerak dari arah Selatan ke Utara menggunakan lajur kanan kemudian kembali ke lajur kiri bertabrakan dengan mobil Daihatsu Grand Max No. Pol DD 8549 WD dikemudikan oleh Lel. HARDIANTO Bin MATANG DG. MALLUSE, umur 29 tahun, pekerjaan sopir, alamat Desa Lakukang Kec. Mare Kab. Bone bergerak dari arah Utara ke Selatan dengan kecepatan tinggi yang mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka patah pada leher, dan paha kiri, keluar darah pada hidung, luka terbuka pada pipi kiri, dan MD ( meninggal dunia ) di TKP sedangkan boncengannya mengalami luka bengkak pada mata, keluar darah pada hidung, luka terbuka pada dahi, dan pipi kiri, lecet pada lutut kanan dan MD ( meninggal dunia ) di RSUD Tenriawaru Watampone Kab. Bone dengan kerugian materil Rp. 6.000.000 ( Enam Juta Rupiah ).(Brigpol Firmansyah Oprt Rtmc/Briptu Eny)

Empat Residivis Curanmor Diringkus

MAKASSAR, Senin (10/03/2014)- Jajaran Kepolisian Sektor  Makassar,berhasil meringkus empat pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sering beraksi di wilayah  Makassar. Pelaku itu kini mendekam di Mapolsek Makassar.

Empat pelaku tersebut, diantaranya, Rahmat (21) warga Jl kerung lorongg 47C,  Guntur (43) , Adryan (23) warga  Jl Landak Baru Lorong 7 dan  Sulham, (29) warga  Jl Ablam 3 Lorong Makassar.

Kepala Kepolisian Sektor Makassar,  Kompol ‎​ Emil, mengatakan, selain pelaku, mereka juga sebagai penada hasil curian.

"Dari empat pelaku yang diamankan , satu diantaranya adalah DPO," kata kapolsek Makassar.

Penangkapan terhadap empat pelaku tersebut diketahui pernah melakukan aksi pencurian kendaraan di Asrama bone Jl salahutu Makassar. Pelaku mengambil  Barbuk 2 kendaraan motor  Kawasaki Klx hijau dengan Honda Revo hitam.(Briptu Suwaib/opr RTMC)

Mahasiswa Dukung Kapolda Sulsel Berantas Sabung Ayam

MAKASSAR,  - Forum Pemuda dan Mahasiswa Bersatu (FOPMAB) menyatakan mendukung upaya Polda Sulsel dalam pemberantasan judi togel, sabung ayam, dan tindak kriminal lainnya di Sulsel. Dalam siaran persnya   Minggu (9/3/2014), Ketua Umum FOPMAB, Abd Rauf RA Barri dan Sekretaris Jenderal FOPMAB, Sofyan Azali mengatakan upaya tersebut menjadi bukti keseriusan Polda dalam menciptakan keamanan dan ketentraman di masyarakat.

Alasan lain mendukung, masyarakat Sulsel dinilai taat beragama. “Jangan sampai gara-gara tindak kriminal itu, semua akan ternoda,” kata Abd Rauf dalam siaran pers tersebut. Pernyataan dukungan disampaikan setelah Kapolda Sulsel, Irjen Burhanuddin Andi menyampaikan komitmennya soal pemberantasan tindak kriminal di wilayah kerja Polda Sulsel.(Briptu Suwaib/opr RTMC)