Thursday, November 28, 2013

Warga Maros Tergilas Truk di Depan Pasar Maros

MAROS-- Warga Desa Bontocina, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, bernama Amir, tewas seketika setelah tergilas truk di depan Pasar Sentral Maros, Rabu sekitar pukul 12.15 Wita. Butuh beberapa jam setelah kejadian tersebut, korban yang merupakan honorer Kategori I puskesmas setempat itu akhirnya bisa dibawa ke rumahnya.

Beberapa menit sebelum kejadian, korban sempat minta obat di tempat kerjanya karena perutnya sakit sekali. “Kayak mauma mati saya rasa ini, sakit sekalimi,” kata seorang petugas puskesmas.
Tak lama kemudian sudah terdengar kabar bahwa Amir sudah meninggal karena kecelakaan.

 Saat kecelakaan, warga yang menyaksikan mengatakan, Amir yang membawa seorang anak, terjatuh dari motornya. Amir selama ini memiliki pekerjaan sampingan sebagai ojek motor untuk anak-anak sekolah.

Anak ini sempat berdiri menjauh ketika motor terjatuh. Amir juga sempat bangun sesaat namun kembali pingsan. Ketika itulah, tiba-tiba truk menggilas kepalanya yang membuatnya meninggal seketika.

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untu selalu berhati-hati, menaati semua rambu-rambu dan aturan lalu lintas ( Iptu.Ganesa/Rtmc)

Wednesday, November 27, 2013

Dokter Berdemo, Jalan Jenderal Sudirman Makassar Macet


Aksi solidaritas para dokter di Makassar di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu (27/11/2013), menimbulkan macet berkepanjangan di bebarapa ruas jalan. Kemacetan terjadi di perempatan Jl Jenderal Sudirman, Jl Gunung Bawakaraeng, dan Jl Kartini.
Konsentrasi massa di depan Monumen Mandala membuat polisi membelokkan arah arus lalu lintas di Jl Jenderal Sudirman. Kendaraan yang bergerak dari arah utara, dibelokkan menuju Jl Chairil Anwar. Sedangkan dari arah sebaliknya, kendaraan tetap bergerak seperti biasa.

Hingga berita ini dimuat, sejumlah dokter masih berkumpul di depan Monumen Mandala, meski hujan masih terus turun rintik-rintik. Mereka mengecam Mahkamah Agung yang menjatuhkan vonis sebanyak 10 bulan penjara kepada tiga dokter spesialis kebidanan dan kandungan atas dugaan malapraktik. Ibu hamil yang ditangani ketiga dokter itu melalui operasi cesar, meninggal setelah operasi.

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya untuk tidah melintas dijalan ini, dan mencari alternatif lain untuk menghindari kemacetan. 

Tabrak Truk Parkir, Pria Kritis di Poros Wajo-Sidrap

Tabrak Truk Parkir, Pria Kritis di Poros Wajo-Sidrap

Amin (20) warga Labuangpatu, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Selasa (26/11/2013) malam menabrak truk DD 9819 AQ yang sedang parkir dipinggir Jl Poros Wajo - Sidrap. Akibatnya, korban kritis dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi yang diperoleh, korban yang mengendarasi sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor Polisi DW 3564 BP warna putih hitam, ditemukan oleh keluarganya sendiri yang kebetulan pada saat itu melintas di tempat kejadian perkara.

"Kebetulan juga ada keluarganya yang lewat dan melihat motor dan korban tergeletak. Tidak ada lukanya tadi itu korban, tetapi telinganya mengeluarkan darah. Kalau mobil yang ditabraknya memang dari tadisorepi terparkir di tempat itu, karena bannya meletus," kata Ambo Asse, warga setempat.

Menurut sejumlah warga yang berada dilokasi, melihat korban mengendarai sepeda motornya dari arah Lajokka menuju rumahnya dan menabrak mobil yang sedang terparkir." Kurasa tidak bisami kuasai motornya waktu mau melambung tapi ada juga kendaraan dari depan, terpaksa na tabrak mi itu pantanya mobil truk," kata Bang Kumis, yang juga merupakan warga sekitar. (Brigpol Rismal-Opr RTMC)


Waspada Macet, UNM Pettarani Demo Pagi Ini


Ratusan  Mahasiswa Universitas Negeri Makassar direncanakan hari ini akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus Menara Gedung Phinisi UNM, Jl AP Pettarani Rabu (27/11/2013).

Korlap Irfan, mengatakan dalam aksinya kali ini dalam rangka menyikapi penyadapan Intelejen Australia terhadap pejabat pemerintah RI. Aksi tersebut direncanakan akan  di mulai pada pukul (11.00 wita).

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak melintas dijalan ini,dan mencari alternatif lain untuk menghindari kemacetan ( Iptu Ganesa/ Rtmc).

Tuesday, November 26, 2013

PLAT GANTUNG

MAKALE,  -- Operasional mobil plat gantung dan truk yang menjadi angkutan massa di wilayah hukum Polres Tana Toraja sepertinya sudah menjadi penyakit kronis yang sulit diatasi.
Bahkan pelanggaran lalulintas angkutan alternatif ke pesta rambu solo' ini sering menelan korban. Apalagi jika pengemudianya dibawa pengaruh minuman beralkohol. Seperti yang terjadi Bittung pekan lalu. Tiga korban meninggal dunia akibat truk terbalik.
Meskipun kedua jenis pelanggaran ini telah ditindak tegas oleh petugas Lantas Tana Toraja, pelanggaran masih terus terjadi. Penyebab utamanya, karena buruknya infrastruktur jalan antarkecamatan yang susah dijangkau kendaraan biasa. Kecuali mobil dobel cabin dan truk empat roda.
Solusi untuk menjangkau lokasi pesta rambu solo' maupun rambu tuka` itu, masyarakat terpaksa menggunakan truk empat roda.
Petugas Satlantas Polres Tana Toraja sudah kerja ekstra untuk mencegah dan mengatasi truk dijadikan angkutan manusia melalui razia dan menindak tegas pelakunya. Hanya saja pelanggaran masih tetap terjadi.
Padahal bila terjadi kecelakaan, korban tidak berhak menerima santunan asuransi. Kejadian seperti ini juga masuk kategori pelanggaran berat berlalulintas.
Kasat Lantas Polres Tana Toraja AKP Andi Muh Zakir yang ditemui di Pos Lantas Makale, Senin (25/11) menepis tudingan jika pihaknya setengah hati mencegah dan menindak pelanggaran plat gantung dan truk angkutan manusia.
''Buktinya, sejak kita melakukan operasi, puluhan kendaraan terjaring razia dan ditindak sesuai tingkat pelangarannya tanpa pandang bulu,'' tegas Kasat Lantas.
Menjelang Natal dan Tahun Baru, tambahnya, operasi simpatik terus menerus dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang potensi menimbulkan korban jiwa.
Mantan Kasat Bimas ini menyebutkan, Undang-undang (UU) Lalulintas Nomor 22 tahun 2009, tegas mengatur bahwa kendaraan truk diperuntukkan memuat barang dan tidak boleh digunakan mengangkut manusia.
Namun di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, truk seringkali digunakan mengangkut orang. Bahkan menjadi angkutan massal menuju lokasi acara Rambu Tuka` (pengucapan syukur) dan Rambu Solo' (kematian).(briptu suwaib / opr  RTMC)