Arus balik mudik lebaran 2014 hampir memasuki puncaknya.Pihak kepolisian memperkirakan arus balik lebaran 2014 jatuh pada H+5 dan H+6 atau pada tanggal 2-3 Agustus 2014.
Pengamanan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian dalam Ops Ketupat
dinilai sudah berjalan dengan lancar dan aman. Kakorlantas Polri Irjen
Pol. Drs. Pudji Hartanto. MM., menilai jajarannya sudah melakukan Ops
Ketupat 2014 dengan baik dan aman.
"Kapolri memberikan 4 strategi dalam pengamanan Ops Ketupat 2014," ujar Kakorlantas di Gedung NTMC Polri 1/8/2014.
Empat strategi dalam Ops Ketupat 2014 yang sudah dilakukan oleh
jajarannya di lokasi jalur mudik sesuai arahan Kapolri Jendral Polisi
Sutarman, adalah:
Penempatan yang tepat anggota-anggota Polri di
lapangan pada sejumlah titik di lokasi rawan pelanggaran lalu lintas,
rawan kecelakaan dan rawan kemacetan serta rawan kriminalitas. hal ini
dinamakan pagar betis. Mabes Polri memberikan bantuan 2000 personil
dalam Ops Ketupat 2014.
Profesionalisme kerja, yakni dengan
memberikan pelatihan-pelatihan ekstra dalam penanganan situasi sulit di
lapangan sehingga anggota dapat melakukan rekayasa lalu lintas dengan
pengalihan-pengalihan arus lalu lintas.
Operasi Ketupat juga di
namakan operasi kemanusiaan. Anggota-anggota Polri yang di lapagan harus
dapat melayani dan mengayomi masyarakat, terlebih lagi dalam Ops
Ketupat para personil Polri diharuskan dapat membantu dan menolong
masyarakat pemudik.
Tingkatkan kordinasi. Pihak kepolisian harus
dapat bekerjasama dengan instansi-instansi pemerintah dan swasta yang
mendukung kesuksesan dan kelancaran arus mudik 2014.
Angka
kecelakaan pada arus mudik 2014 ini menurun dari tahun-tahun sebelumnya,
angka kecelakaan tahun ini menurun 14%, sedangkan angka korban
meninggal menurun 17% dari tahun sebelumnya.
"Walau angka
kecelakaan menurun pada arus mudik 2014 ini, namun kami pihak kepolisian
tetap prihatin karena masih adanya kecelakaan, terlebih adanya korban
jiwa," tambah Kakorlantas.
Kakorlantas Polri menilai,
program-program yang dijalankan oleh pemerintah, Dishub dan pihak-pihak
swasta dalam mengadakan mudik bareng gratis sangat membantu dalam
kelancaran arus mudik kali ini, dimana jumlah kendaraan roda dua menurun
pada tahun ini dan kepadatan kendaraan pun menurun di jalur mudik.
Kakorlantas juga mengimbau kepada para pemudik yang akan melakukan
perjalanan pulang agar selalu memperhatikan Tri siap, yakni siap aturan,
siap kondisi fisik kendaraan dan siap kendaraan.